ANEKA TIPS KESEHATAN

Mengapa Melamin bisa ada di Susu?

Melamin merupakan bahan pembentuk plastik yang mengandung kadar Nitrogen tinggi. Secara komersial melamin berbentuk bubuk. Didalam sistem pembelian susu segar dari petani, biasanya faktor yang diukur menjadi kriteria harga adalah kandungan proteinnya. Semakin tinggi kandungan protein dalam susu petani, maka harganya akan semakin tinggi.Untuk mengukur kandungan protein ini, biasanya metode yang digunakan adalah mengukur kadar Nitrogen dalam sampel. kadar Nitrogen dalam sampel biasanya diasumsikan sama dengan kadar protein. Para petani/peternak ini ingin mendapatkan untung yang setinggi-tingginya. Oleh karena itu mereka menambahkan air kedalam susu segar. Agar kandungan protein dalam susu campuran tersebut tetap tinggi, maka mereka menambahkan bubuk melamin kedalam campuran susu tersebut. Sehingga otomatis kandungan nitrogennya akan meningkat. Apabila dilakukan uji kandungan protein maka kandungan Nitrogen yang diasumsikan sebagai protein akan meningkat pula.Sebelumnya belum pernah ada kasus pencemaran susu oleh melamin. Sehingga dari otoritas Badan Pengawas Makanan tidak menganjurkan pemeriksaan zat ini dalam susu. Sehingga keberadaan melamin dalam makanan dapat lolos. Namun dengan adanya kasus keracunan melamin dalam susu ini, maka uji terhadap melamin ini menjadi suatu keharusan yang mendesak.

Sarapan, Berat Badan Naik?

Sudah banyak artikel kesehatan yang menekankan pentingnya sarapan pagi bagi diet penurunan berat badan. Sarapan pagi sebenarnya penting bagi kesehatan. Perut kita kosong lebih dari 10 jam dari terakhir kita makan malam. Dengan adanya sarapan pagi makan tubuh mempunyai cukup energi untuk persiapan aktivitas kita.Secara tidak disadari, meningkatkan porsi makan di siang hari dan malam hari sebagai kompensasi atas porsi sarapan yang hilang. Sepertinya tubuh juga beradaptasi dengan efisiensi penyerapan zat gizi yang lebih baik pada saat kita tidak sarapan. Sehingga walaupun aktivitas kita tinggi, namun tubuh menyerap zat gizi dan energi lebih baik pada makanan yang kita konsumsi. Dalam hal diet penurunan berat badan, sarapan memegang peranan penting dalam pengendalian asupan kalori yang masuk ketubuh. Disarankan untuk meningkatkan persentase asupan kalori pada saat sarapan, dengan mengurangi porsi makan siang dan mengkompensasikannya dengan makan lebih banyak pada saat sarapan. Sehingga pada saat makan siang kita tidak terlalu lapar, dan porsi makan siang pun menjadi lebih sedikit. Ingat pada saat lapar, kecenderungan kontrol kita terhadap apa yang kita makan menjadi berkurang, atau kita lebih banyak mengambil lauk-pauk dalam jumlah yang lebih besar.So, jika anda ingin mempertahankan berat tubuh anda jangan lupakan sarapan pagi. Sarapan hingga kenyang agar tidak perlu ngemil pada saat sebelum makan siang.

Merokok Dapat Menyebabkan Katarak?”

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN.”Kalimat tersebut kerap saya jumpai di bungkus rokok. Namun saya cukup terkejut ketika sedang browsing sebuah jurnal kesehatan. Selain gangguan kesehatan diatas, ternyata merokok juga dapat mengakibatkan gangguan penglihatan yaitu Katarak. Sepengetahuan saya, katarak umumnya terjadi pada penderita kencing manis dan orang yang sudah tua.Katarak merupakan gangguan penglihatan pada mata, dimana lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Akibatnya cahaya yang sampai ke retina menjadi kabur dan tidak jelas. Jelas hal ini berbahaya, karena jika benda yang kita lihat menjadi kabur tentu kita akan mengalami kesulitan untuk berjalan dan harus meraba-raba. Katarak dapat terjadi pada setiap orang. Katarak merupakan proses degeneratif dimana terjadi penurunan fungsi organ-organ tubuh, termasuk lensa mata kita. Lensa mata yang tadinya jernih akan menjadi semakin keruh seiring dengan pertambahan usia. Namun kadar kekeruhan lensa mata pada setiap orang berbeda, tergantung dari faktor diet, makanan, lingkungan dan faktor lainnya termasuk merokok.Sebuah penelitian dilakukan di swedia pada tahun 1997 hingga 2002 dengan melibatkan 34.595 orang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan antara merokok dan resiko terbentuknya katarak. Ternyata, setelah 5 tahun penelitian dilakukan didapatkan hasil dimana merokok ternyata dapat meningkatkan resiko terkena penyakit katarak. Semakin lama dan semakin banyak rokok yang dihisap, maka resiko terkena katarak akan semakin besar pula.Mengapa hal ini bisa terjadi? Lensa mata kita 98%-nya adalah protein. Protein pembentuk lensa mata ini sangat sensitif sekali terhadap sinar ultraviolet dan radikal bebas. Apabila lensa mata terserang oleh sinar ultraviolet dan radikal bebas, maka sel-sel protein pada lensa mata akan menjadi rusak dan mengendap di lapisan mata. Sehingga lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat jatuh ke retina.Untunglah tubuh kita mempunyai antioksidan yang berasal dari makanan bergizi yang kita makan. Antioksidan ini berfungsi sebagai pelindung mata dari reaksi oksidasi radikal bebas dan sinar ultraviolet. Sehingga lensa mata kita masih dapat berfungsi dengan normal. Pada sebatang rokok mengandung racun dan bahan kimia yang bersifat sebagai radikal bebas. Apabila konsumsi rokok meningkat, maka akan semakin banyak antioksidan yang dikorbankan tubuh untuk melindungi lensa mata dan sel-sel tubuh lainnya dari kerusakan. Apabila cadangan antioksidan tubuh menipis, maka ada sebagian sel-sel tubuh yang tidak dapat dilindungi dari serangan radikal bebas ini. Salah satunya adalah sel-sel protein pada lensa mata. Akibatnya, sel protein menjadi rusak dan menggumpal membentuk endapan yang menghalangi masuknya cahaya ke retina mata.Bagaimana mencegahnya?

  • kurangi dan hentikan kebiasaan merokok
  • konsumsi makanan bergizi terutama sayuran hijau dan buah-buahan yang berwarna merah dan kuning yang banyak mengandung anti oksidan
  • konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E seperti kacang-kacangan dan kecambah
  • hindarkan mata dari sinar ultra violet

Sayangi mata anda

Resiko Kesehatan Perokok Pasif dan PencegahannyaFuhhh….pernahkah anda merasa dada anda sesak dengan asap rokok pada saat anda naik angkutan umum, di kantor atau di rumah? Sangat menyebalkan sekali tentunya…orang lain yang merokok anda yang mendapat sengsaranya. Jika anda sering mengalami kejadian ini, berarti anda tergolong sebagai passive smoker atau poerokok pasif. Resiko kesehatan pada perokok pasif cenderung lebih besar dari perokok aktif. Penyakit kanker paru-paru dan jantung ishkemia seringkali ditemui pada orang yang terekspos oleh asap rokok untuk waktu yang lama, walaupun ia sendiri tidaklah merokok.Resiko kesehatan ini terkait sekali dengan kandungan zat-zat beracun dalam rokok. Namun sebenarnya tubuh manusia mempunyai sistem kekebalan yang sebenarnya mampu menetralisir zat-zat beracun ini. Sistem kekebalan ini didapat dari antioksidan yang berasal dari makanan bergizi yang kita makan, seperti sayur-sayuran hijau, buah-buahan segar, makanan berserat tinggi, susu dan makanan sehat lainnya.Celakanya…dari penelitian yang dilakukan mulai dari tahun 1989 hingga 2000 di berbagai belahan dunia, didapatkan bahwa para perokok pasif atau orang yang terekspos oleh asap rokok cenderung untuk mengalami perubahan pola makan. Dimana setelah mereka mulai terekspos oleh asap rokok, konsumsi makanan yang sehat dan mengandung antioksidan seperti sayuran dan buah malah menurun. Sedangkan konsumsi makanan tinggi lemak, fast food, makanan goreng-gorengan dan konsumsi alkohol malah meningkat. Makanan-makanan ini merupakan faktor pemicu penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, kolesterol, jantung koroner. Kurangnya konsumsi makanan sehat yang mengandung antioksidan akan melemahkan sistem kekebalan tubuh terhadap radikal bebas dan zat-zat toksik dari asap rokok, sehingga tubuh lebih rentan terhdap penyakit.Jika anda termasuk perokok pasif, mulailah banyak-banyak mengkonsumsi sayur, buah, serealia, makanan berserat tinggi serta makanan sehat lainnya. Kurangi konsumsi daging, lemak serta makanan yang digoreng. Karena resiko anda terkena penyakit degeneratif dan kanker paru-poaru jauh lebih besar dari orang yang merokok.

Awas..! Gorengan BerbahayaAnda suka dan terbiasa makan jajanan gorengan. Jika benar, berhati-hatilah. Sebab, bagi seseorang yang suka makan gorengan tiap harinya picu penyakit degeneratif.”Banyak orang yang tidak tahu bahwa kebiasaan makanan gorengan adalah makanan yang memiliki risiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi pemicu penyakit degeneratif,” ujar ahli penyakit dalam RSU dr Soetomo Surabaya, Prof Dr dr Yogiantoro SpPD-KGEH saat berbincang-bincang kepada detiksurabaya.com, Jumat (11/4/2008).Penyakit degenarif itu antara lain, penyakit diabetes mellitus, kardiovaskular, serta stroke. Satu makanan gorengan, setara dengan tiga potong jenis makanan gorengan lauk dan lima potong makanan selingan atau dua potong lauk dan delapan potong makanan selingan.Prof Yogi menjelaskan, pola makan makanan yang serba instan saat ini memang sangat digemari sebagian masyarakat perkotaan. Gorengan dan jenis makanan murah meriah lain kini juga mudah didapat karena banyak dijual di pinggir jalan.”Penyakit degeneratif ini tidak menular. Tapi penyakit ini sudah menjadi penyakit serius di seluruh warga di seluruh dunia,” tambahnya.Penyakit kardiovaskular atau penyakit terkait kelainan pembuluh darah dan jantung kini menjadi pembunuh rangking pertama bagi usia di atas 40 tahun.Sedangkan, kata dia, penyakit kardiovaskular disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar HDL dalam darah.”Tiap tahun, penyakit degeneratif akibat kebiasaan makan gorengan selalu meningkat. Peningkatan itu diakibatkan oleh dampak modernisasi yang mengubah perilaku sebagian masyarakat Indonesia menjadi pengonsumsi makanan yang rendah serat dan tinggi lemak,” tegasnya.sumber: Fatichatun Nadhiroh – DetikSurabayahttp://feeds.feedburner.com

MENYUSUI : Warisan Budaya atau Kebutuhan?

Saat kita bertanya kepada kawan atau kerabat Mengapa menyusui? mungkin jawaban singkat akan kita dapat, yaitu Karena ini sudah menjadi tradisi. Tradisi memang sebuah produk dari kehidupan, interaksi antara manusia menghasilkan satu gagasan bersama yang membuahkan paradigma plural, itulah realitas kehidupan. Intuisi lahir sebagai landasan pokok pengetahuan baik dan buruknya realitas kehidupan dan alam semesta. Ini terlahir karena usaha manusia untuk memahaminya. Meskipun pada akhirnya manusia hanya mengira-ngira tanpa memahami mengapa harus memberikan ASI bukan makanan lain, misalnya. Permasalahannya akan pelik apabila manusia melakukan satu tradisi tanpa mengetahui alasan dibalik itu sehingga diperlukan sebuah kajian filosofis mengenai pentingnya memberikan ASI.

ASI atau Air Susu Ibu merupakan fenomena alami yang luar biasa. Saat jabang bayi dilahirkan ASI-lah makanan awal yang diberikan sebagai penopang kebutuhan energi manusia untuk dapat bertahan hidup. Menyusui merupakan kegiatan turun-temurun antar generasi. Seorang ibu punya kewajiban untuk menyusui bayinya. Tetapi kenapa harus menyusui? Kenapa keluar air dari payudara perempuan? Apa yang membuat ASI keluar dari payudara ibu?.

Sebagai mahluk yang berfikir, merasa dan mengindra, manusia memang diproyeksikan untuk mencari tahu, meskipun harus dimulai dari keragu-raguan bahkan mitos, karena toh tidak ada kebenaran yang mutlak. Semua apa yang dialami, dilihat, dicium, dirasa adalah media untuk mencari tahu ada apa di balik semua itu. Rasa ingin tahu inilah yang mengantarkan manusia untuk berfikir kritis empiris.

Selain itu manusia selalu harus mengembangkan apa yang diketahuinya, untuk mengatasi kebutuhan hidupnya, tidak hanya tahu seorang ibu harus menyusui, tetapi kebutuhan kepada menyusui. Karena pada hakekatnya manusia itu bukan hanya sekedar hidup, tapi mempunyai tujuan yang harus digapai. Ini sebenarnya keunikan manusia dari makhluk lainnya. Dengan bermodalkan bahasa sebagai alat komunikasi manusia dapat mengembangkan pengetahuannya. Karena tidak ada hewan yang mengeluh ASI saya kurang? Kenapa saya tidak bisa menyusui? atau bertanya Bagaimana biar ASI saya banyak?. Dari transformasi informasi antar manusia inilah timbul akumulasi ide, sehingga memantapkan pengetahuannya untuk mengembangkan pengetahuan dan kehidupannya. Dan meyakini bahwa apa yang selama ini dilakukan itu satu kebenaran.

Peradaban manusia dari tahun ke tahun, dari abad ke abad selalu berubah, begitu juga pengetahuan, lahir dan berkembang terus menerus, kendatipun ilmu didasarkan pada kerangka objektif, rasional, sistematis, logis dan empiris, dalam perkembangannya ilmu tidak mungkin lepas dari mekanisme keterbukaan terhadap koreksi. Agust Comte merumuskan ada tiga jaman dalam perkembangan pengetahuan manusia yaitu teologis, metafisis dan positif. Pada jaman teologis diyakini adanya kuasa-kuasa supernatural atau adikodrati yang mengatur semua gerak dan fungsi semua gejala alam ini. Keluarnya ASI adalah manifestasi kekuatan luar biasa diatas kekuatan insani yang kemudian pada jaman metafisis kuasa adikodrati itu mulai digantikan dengan konsep-konsep abstrak seperti halnya kodrat dan penyebab. Sampai pada jaman positif manusia telah mulai membatasi diri dengan fakta yang tersaji dan menetapkan hubungan kausalitas.

Semua ini timbul karena keingintahuan manusia menyikap tabir alam semesta, disinilah filsafat berperan membuka tabir realitas alam semesta. Tetapi kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan pelik atas apa yang kita ketahui, yaitu : Apa hakekat pengetahuan itu?,Bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita anggap pengetahuan itu adalah pengetahuan? dan Bagaimana kita bisa membuktikan bahwa apa yang kita anggap sebagai pengetahuan itu benar-benar pengetahuan?. Jawaban-jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini sangat dipengaruhi oleh cara pandang kita yang akan menentukan sikap dan perilaku kita.

Tapi, Sayangnya diantara kita masih acuh, dan menerima begitu begitu saja tanpa pernah mengkritisi hakikat dari apa yang telah dilakukan, ini terjadi karena beranggapan bahwa lakukan saja karena orang-orang sebelum kita pun melakukan hal itu. Meskipun kadang mereka tidak punya landasan atau alasan kuat kenapa melakukan sesuatu.

TIP MEMBUAT SUSU

Panduan untuk menyiapkan dan menyajikan susu formula Cara membersihkan dan sterilisasi peralatan1. Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan dan mensterilkan peralatan minum bayi.2. Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol dan sikat dot) dengan air bersih yang mengalir.3. Gunakan sikat botol dan sikat dot untuk membersihkan bagian dalam botol dan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.4. Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.5. Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti petunjuk yang tercantum dalam kemasan.6. Bila sterilisasi dengan cara direbus : a. Botol harus terendam seluruhnya sehngga tidak ada udara di dalam botol; b. Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5 – 10 menit; c. Panci biarkan tertutup, biarkan botol dan dot di dalamnya sampai segera akan digunakan7. Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.8. Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus: a. Botol harus disimpan di tempat yang bersih dan tertutup; b. Dot dan penutupnya terpasang dengan baik. Cara menyiapkan dan menyajikan susu formula 1. Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan susu formula.2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan.3. Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel atau panci tertutup.4. Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci/ketel tertutup selama 10 – 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC.5. Tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.6. Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label dan sesuai kebutuhan bayi. 7. Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik.8. Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas).9. Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.

Kurang Tidur dan ObesitasPernahkah anda mendengar orang yang mengatakan kepada anda bahwa terlalu banyak tidur bisa membuat anda gemuk? mungkin sepanjang hidup anda, anda sering mendengar kalimat tersebut dan anda setuju dengan hal tersebut. Namun pernahkah anda berpikir bahwa, waktu tidur yang sedikit juga dapat mengakibatkan anda gemuk (obesitas)? Woow…jika anda terkejut, maka anda tidak sendirian.Penelitian selama tahun 2001-2003 pada 3500 orang dewasa di Spanyol membuktikan bahwa orang dewasa yang tidur kurang dari 5 jam sehari mempunyai kecenderungan untuk bertambah gemuk (obesitas; BMI >30) dibandingkan dengan orang yang cukup tidurnya (7 jam sehari). Bahkan resiko anda untuk menjadi gemuk dengan tidur <5>35) juga lebih besar. Pada severe obesity, resiko terkena berbagai jenis penyakit degeneratif dan penyakit lainnya cukup tinggi.Jika anda wanita dewasa dan waktu tidur anda <>5kg dibandingkan dengan wanita dewasa yang tidurnya cukup (7 jam sehari).Jadi, mulai sekarang istirahatlah yang cukup, tidur 7 jam sehari, jangan kurang jangan lebih.

Faddy EatingPernahkah anak anda hanya ingin memakan makanan tertentu saja, dan makanan yang ia inginkan merupakan makanan yang memang sedang populer? Jika ya, maka itu dinamakan faddy eating. Hal ini wajar, karena pada dasarnya anak bersifat meniru dan mencontoh lingkungan sekitarnya. Iklan makanan fast food dan trend makanan cepat saji di televisi yang cukup menarik, membuat anak kita ingin menyantap makanan tersebut berulang-ulang.

Kadang kita sebagai orang tua khawatir, karena pada faddy eating anak hanya mau mengkonsumsi makanan tertentu saja. Hal ini tidaklah perlu terlalu dicemaskan. Pada suatu saat anak pasti akan bosan jika beberapa lama tidak mendapatkan aneka ragam menu. Yang penting ketika tengah menyukai makanan tertentu, imbangi dengan kelengkapan gizi dari sumber lain. Janganlah bosan memberikan alternative lain, biarpun dia hanya mau menu tertentu.

Satu hal perlu dicamkan, penolakan tak selamanya berarti dia tidak akan mau memakan suatu makanan. Sebaiknya makanan yang sama dicoba disajikan dengan penampilan yang berbeda. Sayuran yang ditolak bisa disajikan secara lain dengan mencampurkannya pada sumber protein, misalnya ayam isi sayuran, nugget isi sayuran dan lain-lain. Jika suatu waktu anak menolak daging, cari alasannya. Yang Mungkin karena rasanya, atau karena ada seratnya. Meskipun bisa diganti dengan ayam, ikan, telur dan lain sebagainya, perlu dipertimbangkan bahwa selain seumber protein, daging juga mengandung zat besi, vitamin B dan lain-lain. Bagaimanapun daging tetap harus diberikan.

Strategi menanggulangi anak yang menolak makanan:

  • Batasi makanan selingan yang mengandung kalori kosong. Sebagai selingan, berikan buah atau makanan lain yang gizinya lengkap
  • Kalau anak menolak sayuran, berikan dalam bentuk blender dicampur dengan lauk atau jajanan (selingan)
  • Belilah makanan yang memang disenangi anak
  • Sangat penting untuk memperkenalkan aneka makanan yang bisa diterima sesuai usianya sejak dini
  • Makanan baru bisa diberikan sambil bermain sampai anak mengenal dan mau memakannya
  • Usahakan penampilan makanan sesuai imajinasinya. Bentuk tampilan yang lucu bisa menggugah selera
  • Waktu makan adalah kesempatan untuk mensosialisasikan kepada anak, manfaatkan sebaik mungkin untuk berdialog. Lakukan dengan kasih saying dan jangan sampai anak merasa adanya paksaan untuk melakukan hal yang tidak disenanginya. Usahakan waktu makan tidak terganggu oleh kegiatan lain misalnya menonton televisi
  • Mengundang atau mengajak makan anak seumuran sangat baik karena anak bisa meniru temannya
  • Untuk membuat anak menyukai buah hindari atau batasi makanan yang mengandung gula karena rasa manis sangat disenangi
  • Jika berat badan kurang, anak membutuhkan makanan berkalori lebih tinggi guna mengejar kekurangannya. Berikan susu full cream dan produk olahannya seperti keju, milkshake, es krim dan hindari produk low fat. Perlu diingat kebanyakan susu dan minuman manis membuat anak kenyang sehingga makananan utamanya tidak terkonsumsi
  • Memberikan porsi besar pada piringnya membuat anak tidak bernafsu makan. Berikan porsi secukupnya dan menarik. Tambahan porsi boleh diberikan jika anak memang masih menghendaki
  • Jangan terus menerus memberikan menu masakan yang sama, variasikan bahan dan rasanya. Menu yang sama akan membuat anak bosan. Dampak lain anak tidak cepat mengenal menu lain.

Tips Membeli dan Menyimpan TelurBila kita membeli telur di pedagang yang ramai, jarang sekali kita mendapatkan telur lama ataupun rusak, karena stoknya cepat habis dan diganti yang baru. berbeda bila kita membeli dari pedagang yang relatif sepi, kita harus berhati-hati memilih telur. Berikut ini beberapa cara memilih dan menyimpan telur yang bisa kita jadikan pedoman.Telur segar mempunyai kekentalan yang baik, sehingga kuning telur terletak di tengah. Makin lama larutan didalamnya, makin encer sehingga kuning telur bergeser ke tepi. selain itu kantung udara di bagian ujung membuat telur relatif kecil daripada telur segar, diameternya sekitar 1,5 cm.Kantong udara itu makin lama juga akan membesar. berdasarkan sifat itu, saat memilih telur segar kita bisa menggunakan cara:

  1. Telur diletakkan didepan cahaya dan diteropong isinya sambil berputar-putar. Apabila kuning telur bergeser, telur sudah kurang segar. Apabila kuning telur sudah pecah dan bercampur berarti telur sudah rusak
  2. Telur direndam dalam air tawar atau larutan garam 10% (1 sendok teh garam dalam 2 gelas air). Bila telur tenggelam, menandakan masih segar. Bila sedikit terapung, berarti kantong udara di ujung telur membesar menandakan telur sudah lama. Bila telur melayang dalam larutan, berarti telur sudah rusak
  3. Pengamatan kulit luar. Telur yang masih segar berwarna kulit cerah. Telur yang sudah lama biasanya mempunyai warna kulit kusam/keruh, juga mulai timbul bintik-bintik hitam yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur

Jika telur yang kita beli langsung kita gunakan maka penyimpanan telur tidaklah menjadi masalah. Lain halnya jika telur yang kita beli dalam jumlah banyak dan akan dipakai dalam kurun waktu yang cukup lama. Untuk itu perlu diperhatikan metode penyimpanannya agar telur-telur tersebut masih dalam keadaan baik sewaktu kita akan mempergunakannya.

  1. Sebelum disimpan, telur perlu dicuci dahulu untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang biasanya berada dari kandang. sebaiknya telur direndam dahulu, supaya kotoran mudah lepas. Pencucian/penggosokan yang berlebihan mengakibatkan kulit telur menipis dan mudah pecah. Selain itu, juga menyebabkan pelebaran pori-pori telur, sehingga bakteri mudah masuk dan merusak telur.
  2. Setelah dicuci, sebaiknya telur dicelupkan kedalam minyak parafin cair (suhu 60 derajat celcius). Kemudian diangin-anginkan sehingga terbentuk lapisan tipis yang bisa menutupi pori-pori kulit telur dan terhindar daris erangan bakteri.
  3. Atau bisa juga dengan cara telur dicelupkan kedalam air mendidih sebentar saja (sekitar 5 detik). cara ini membentuk lapisan tipis sekeliling kulit telur bagian dalam akibat satu lapisan tipis putih telur terkoagulasi. Lapisan itu juga berfungsi menutup pori-pori kulit telur.
  4. Selanjutnya, telur siap disimpan dalam lemari pendingin.

Sumber: Seri Iptek Pangan Volume 1: Teknologi, Produk, Nutrisi & Keamanan Pangan, Jurusan Teknologi Pangan-Unika Soegijapranata- Semaranghttp://feeds.feedburner.com/gizidankesehatanFreddi S Hendrartohttp://www.blogger.com/profile/04236406807962393111noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-376307439282412083.post-80572190084081742302007-12-17T16:19:00.000+07:002007-12-17T16:21:56.106+07:002007-12-17T16:21:56.106+07:00Daftar Sentra Laktasi IndonesiaBuat teman-teman pembaca yang ingin melahirkan atau istrinya akan melahirkan, silahkan pilih rumah sakit yang sudah mendukung Inisiasi Dini dan ASI Eksklusif

Minum Karnitin Tubuh Atletis?Oleh: Sulistyo Prabowo

Seorang pria gemuk berdiri di pinggir jalan. Setiap wanita yang melintas di depannya tampak begitu terpesona sehingga si pria semakin gede rasa. Akan tetapi, ketika dia menoleh ke belakang, tampak seorang pria ganteng berdiri tanpa mengenakan baju, memperlihatkan postur tegap dan otot yang membentuk tubuh ideal dan atletis.

Anda yang gemar nonton televisi pasti sangat kenal dengan spot iklan sebuah produk susu tersebut. Postur tubuh seperti itu menjadi idaman bagi kaum Adam dan mungkin menjadi daya tarik bagi kaum Hawa, seperti yang dimaksud dalam iklan tersebut.

Jika produk susu yang banyak diiklankan selama ini adalah susu formula untuk bayi dan manula, maka produk yang satu ini dimaksudkan bagi segmen pasar orang dewasa. Dalam produk tersebut dikatakan, karena mengandung L-karnitin (L-Carnitine) dan protein tinggi, maka dapat membantu membentuk tubuh lebih atletis. Tetapi, benarkah klaim tersebut?

Karnitin, koenzim vital dalam jaringan tubuh hewan dan berperan dalam metabolisme lemak, merupakan substansi seperti vitamin yang banyak mendapatkan perhatian dewasa ini. Senyawa ini mirip dengan vitamin, dengan pengecualian bahwa pada kondisi normal, hewan tingkat tinggi menyintesa sendiri kebutuhan totalnya. Karena itu, tidak perlu menambahkan karnitin dalam makanan sehari-hari. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sintesis karnitin badan kemungkinan tidak mencukupi untuk beberapa individu. Selain itu, sejumlah penyakit dapat meningkatkan level karnitin dalam cairan tubuh dan jaringan. Hal ini menimbulkan dua pertanyaan: (1) apakah sintesis oleh tubuh mencukupi kebutuhan karnitin untuk dapat menjaga kesehatan dan (2) apa peranan, jika ada, karnitin dalam beberapa penyakit?

Karnitin pertama kali diisolasi dari ekstrak daging pada tahun 1905, tetapi strukturnya belum ditemukan sampai tahun 1927. Lalu, 20 tahun kemudian, saat Fraenkel (1947) meneliti peranan asam folat dalam makanan serangga menemukan bahwa ulat (Tenebrio molitor) memerlukan faktor pertumbuhan yang ada dalam ragi. Fraenkel menamakan faktor tersebut dengan vitamin BT. Vitamin B karena mempunyai sifat larut dalam air dan T dari Tenebrio. Karena tidak dikenal sebagai vitamin, kemudian namanya diubah menjadi karnitin.

Metabolisme

Karnitin disintesis dalam hati. Pada tikus, kandungan tertinggi ditemukan pada kelenjar adrenalin, jantung, otot rangka, jaringan adiposa, dan hati. Sedikit terkandung dalam ginjal dan otak. Pada manusia, kandungan karnitin otot rangka 40 kali lebih banyak dari yang ada dalam darah. Seperti vitamin yang larut dalam air, dipercaya bahwa karnitin lebih mudah dan dapat terserap seluruhnya.

Karnitin memainkan peranan panting dalam metabolisme lemak dan produksi energi pada mamalia. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pemindahan dan pembakaran asam lemak. Karnitin memfasilitasi pemindahan melalui membran mitokondria. Karnitin merupakan bagian dari mekanisme pembawa di mana asam lemak rantai panjang dibuat menjadi turunan asil karnitin dan dibawa melalui membran mitokondria. Membran mitokondria sendiri tidak dapat dilalui oleh asam lemak rantai panjang sendirian atau oleh ester koenzim A-nya. Begitu melalui membran mitokondria, asil karnitin diubah menjadi bentuk koenzim A asam lemak dan dalam kondisi beta-oksidasi melepaskan energi.

2. Sintesis lemak. Meskipun peranan ini masih kontroversial, karnitin tampaknya terlibat dalam pemindahan kelompok asetil kembali ke sitoplasma untuk sintesis asam lemak.

3. Pemanfaatan badan keton. Karnitin memacu oksidasi asetoaseton sehingga berperan dalam pemanfaatan badan keton.

Dewasa ini penekanan utama dalam penelitian adalah peranan karnitin dalam oksidasi asam lemak. Metabolisme karnitin dipelajari terutama dalam kondisi di mana ada perubahan katabolisme lemak dengan perubahan kondisi fisiologi (puasa, latihan, luka bakar, kehamilan, adaptasi dingin) atau kondisi ada penyakit (hipertiroid, hipotiroid, diabetes, aterosklerosis, dan sebagainya).

Kebutuhan

Jika karnitin merupakan zat gizi esensial, dapat dipastikan bahwa kekurangan dalam diet menyebabkan gejala penyakit yang masih dapat diatasi. Dalam kondisi normal tidak ada kebutuhan khusus untuk karnitin. Namun, jika metabolisme tidak normal dan dapat menghambat sintesis, gangguan dalam penggunaan atau meningkatnya katabolisme karnitin dapat diikuti oleh gejala sakit, maka terkadang diperlukan adanya suplemen dari makanan.

Seperti telah dikemukakan di muka, karnitin banyak terkandung dalam pangan hewani dan rendah dalam nabati. Kandungan yang tinggi ada dalam daging, hati, jantung, ragi, ayam, kelinci, susu, dan whey. Sumber yang bagus adalah avokad, kasein, dan kecambah gandum, sementara yang kurang bagus ada dalam kubis, kacang, dan gandum.

Rendahnya kandungan karnitin dalam bahan nabati dikarenakan bahan tersebut biasanya kurang mengandung asam amino esensial lisin dan metionin. Karena itu, diet vegetarian cenderung rendah karnitin. Meski belum diketahui secara pasti, sangat mungkin karnitin disintesis dalam tubuh dari lisin dan metionin. Masih perlu penelitian lebih lanjut terhadap peranan karnitin dalam kesehatan manusia.

Jika karnitin tidak diperlukan dalam suplementasi makanan, seharusnya klaim iklan tadi lebih menekankan pada tingginya kandungan protein, bukan pada adanya L-karnitin. Protein memang dikenal sebagai zat pembangun dalam tubuh. Jadi, jika Anda ingin mempunyai bentuk tubuh yang lebih atletis, konsumsilah asupan tinggi protein, bukan tinggi karnitin!

Sumber: artikel ini disadur ulang dari tulisan yang pernah dimuat di kompas tahun 2004

Apakah Kegemukan Menular?Oleh: Dr Diana Elizabeth Waturangi MSi

Pengajar pada Fakultas Teknobiologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta

SAAT ini banyak cara ditawarkan untuk melangsingkan tubuh, mulai dari jamu gendong, program pelangsingan tubuh, sampai sedot lemak. Hal ini menunjukkan betapa kegemukan telah menjadi suatu masalah bagi masyarakat. Namun, ternyata banyak yang tidak berhasil karena kegemukan bukan suatu masalah yang sederhana.

Pada umumnya setiap orang mendambakan berat badan yang ideal, apalagi wanita. Namun, tidak sedikit juga yang memiliki masalah dengan kegemukan, bahkan sampai obesitas. Obesitas merupakan masalah yang mendunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Angka obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun. Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2003 menyebutkan, di dunia lebih dari 300 juta orang dewasa menderita obesitas. Bahkan, di Amerika Serikat, sebanyak 280.000 orang meninggal setiap tahunnya karena obesitas.

Di Jakarta diperkirakan 10 dari 100 penduduk menderita obesitas. Biasanya kondisi ini menjadi pemicu penyakit-penyakit seperti jantung, artritis, diabetes tipe 2, serta tekanan darah tinggi.

Orang-orang yang punya masalah dengan obesitas cenderung disalahkan oleh masyarakat sebagai orang yang tidak memiliki semangat yang kuat untuk menurunkan berat badan (lack of will power). Selama ini faktor-faktor yang dianggap sebagai penyebab obesitas, antara lain, pola makan, kurang olahraga, kelainan metabolisme, serta faktor genetika.

Faktor genetika

Sejak hormon leptin ditemukan sepuluh tahun lalu, yaitu hormon pengontrol nafsu makan serta pengatur proses pembakaran lemak dalam tubuh, penelitian tentang gen-gen yang berperan dalam obesitas berkembang dengan pesat, bahkan lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan jumlah restoran-restoran “all you can eat” yang sekarang marak di mana-mana.

Paling tidak, sudah dua gen yang diteliti berasosiasi dengan obesitas, yaitu gen ob (obesity) yang memproduksi leptin, serta gen db (diabetic) yang memproduksi reseptor leptin. Leptin dihasilkan oleh sel-sel lemak, lalu dikeluarkan ke dalam peredaran darah. Saat leptin mengikat reseptor leptin yang berada di otak, maka terjadi proses penghambatan pengeluaran neuropeptida Y, di mana neuropeptida Y berpengaruh meningkatkan nafsu makan. Karena itu, apabila tidak ada leptin, nafsu makan menjadi tidak terkontrol.

Sejumlah orang yang memiliki masalah obesitas telah diteliti, dan ternyata mengalami mutasi, baik pada gen yang memproduksi leptin atau gen reseptor leptin, sehingga berpengaruh pada kontrol makanan dalam tubuh.

Dengan teknik rekayasa genetika, kloning gen leptin dari manusia ke dalam bakteri Escherichia coli telah dilakukan, dengan tujuan memproduksi leptin dalam jumlah besar. Percobaan pada tikus yang mengalami mutasi pada gen penghasil leptin menunjukkan adanya penurunan berat badan saat diberikan terapi dengan leptin. Akan tetapi, pada kenyataannya, tidak semua orang yang menderita obesitas diakibatkan karena mutasi pada gen penghasil leptin. Jadi, tentu ada faktor lain yang ikut berperan.

Infeksi virus

Penemuan Dr Nikhil Dhurandhar dari University of Wisconsin, Madison, berhasil membuka misteri lain dari obesitas di luar faktor genetika, yang selama ini dituduh menjadi penyebab utama obesitas. Ternyata obesitas bisa merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus. Virus ini dapat mengakibatkan penumpukan lemak dalam tubuh sehingga disebut dengan virus lemak/fat virus.

Virus lemak pertama kali ditemukan pada ayam. Ayam yang terinfeksi virus lemak lebih gemuk dibandingkan dengan ayam yang tidak terinfeksi, hal lain, yang mengherankan kadar kolesterol serta trigliserida dalam darahnya lebih rendah dibandingkan dengan ayam normal. Keadaan yang sama juga terjadi pada manusia yang terinfeksi virus lemak.

Saat infeksi terjadi, virus lemak menyebar ke dalam darah dan sel-sel lemak, berikutnya virus memacu sel-sel lemak untuk mengambil kolesterol dan trigliserida dari dalam darah sehingga terjadi penumpukan pada sel-sel lemak. Itulah sebabnya pada orang yang terinfeksi, kadar kolesterol dalam darahnya menjadi lebih rendah dari orang normal. Penemuan ini telah dipublikasikan di International Journal of Obesity 2000.

Studi yang dilakukan terhadap ayam, tikus, dan monyet yang disuntik dengan virus lemak, menunjukkan peningkatan lemak dalam tubuh dengan kisaran 50-100 persen dibandingkan dengan hewan yang tidak disuntik virus walaupun diberikan porsi makanan yang sama.

Virus lemak merupakan kelompok Adenovirus-36. Sampai saat ini telah diketahui 50 jenis adenovirus manusia dan mengakibatkan penyakit-penyakit seperti radang otak, influenza, bahkan diare. Adenovirus biasanya dapat ditularkan lewat udara, kontak langsung, bahkan lewat air. Lalu apakah virus lemak (Adenovirus-36) dapat ditularkan dengan cara yang sama, hal ini masih memerlukan studi lebih lanjut untuk meneliti mekanisme infeksi dari virus lemak tersebut.

Survei terhadap sejumlah penderita obesitas di Amerika Serikat menunjukkan 30 persen di antaranya terinfeksi virus lemak, dan kadar kolesterol serta trigliserida dalam darahnya juga lebih rendah sebesar 35 mg, dibandingkan dengan yang tidak terinfeksi. Penemuan ini merupakan suatu terobosan besar dalam bidang ilmu pengetahuan, dan mungkin bisa mengubah banyak hal dalam mengatasi obesitas. Walaupun tidak semua orang yang menderita obesitas diakibatkan karena infeksi virus, telah terbukti bahwa infeksi virus lemak berperan penting sebagai penyebab obesitas.

Dalam surat kabar Washington Post Agustus 2004, Asosiasi Obesitas Amerika melaporkan teknik laboratorium yang telah dikembangkan untuk mendeteksi virus lemak dari darah. Orang-orang yang terinfeksi virus lemak tidak menyadari adanya infeksi ini sampai dilakukan tes laboratorium, karena tidak adanya gejala klinis yang spesifik.

Mikro-organisme

Penemuan-penemuan terakhir tentang adanya kaitan antara mikro-organisme (bakteri, cendawan, virus) dan beberapa penyakit begitu mengherankan. Hal-hal yang semula dianggap tidak berkaitan dengan infeksi sekarang mulai terlihat berhubungan. Sebagai contoh: bakteri Chlamidia pneumoniae yang sebelumnya diketahui hanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan ternyata juga dapat mengakibatkan penyakit jantung, begitu pula dengan cytomegalovirus (CMV).

Contoh lain adalah sakit mag yang selama ini dikenal disebabkan oleh stres, makanan pedas, atau produksi asam lambung yang berlebih, ternyata diakibatkan oleh bakteri >f 3002f 3001<>

Begitu pula dengan autisme. Penelitian terakhir menunjukkan infeksi bakteri Clostridium tetani berperan penting mengakibatkan terjadinya autisme. Artinya, penyakit-penyakit yang selama ini diduga berhubungan dengan faktor fisiologi ataupun metabolisme tubuh ternyata diakibatkan oleh infeksi mikroorganisme.

Kembali ke obesitas, apabila nanti telah terbukti sebagian besar obesitas diakibatkan infeksi virus lemak, maka tantangan ke depan yang perlu dilakukan adalah mendesain vaksin untuk mengatasi serangan virus lemak.

Susu Skim untuk Penderita KolesterolApakah kadar kolesterol anda tinggi? kadar LDL anda tinggi? jika ya, kenapa anda tidak mencoba susu skim. Yup..susu skim atau susu bebas lemak (kandungan lemak <0.5%) telah terbukti bersifat hipokolesterolemik atau mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Sebuah penelitian dilakukan oleh peneliti Swiss pada 11 pasien penderita hiperkolesterolemia (pencerita kadar kolesterol tinggi dalam darah). Dimana para pasien diberikan susu skim selama 8 minggu. Setelah 8 minggu diukur kadar kolesterol total dalam darah mereka, kadar kolesterol LDL dan indeks atherogenic. Didapatkan setelah 8 minggu pemberian susu skim, kadar kolesterol total, LDL dan indeks atherogenic mereka turun secara signifikan.Konsumsi susu skim secara teratur juga diduga dapat mengurangi laju proses pengendapan kolesterol dalam pembuluh darah aorta. Sebuah penelitian dilakukan menggunakan kelinci yang diberikan makanan tinggi kolesterol selama 12 minggu dengan faktor perlakuan adalah satu kelompok diberi susu skim, kelompok kedua diberi yoghurt dan kelompok ketiga sebagai kontrol hanya diberi air saja. Hasilnya sungguh mencengangkan, setelah penelitian selesai kelinci-kelinci tersebut dibedah dan dilihat pembuluh darahnya. Pada ketiga kelompok tersebut terjadi proses pengendapan kolesterol dalam pembuluh darah mereka menjadi plaque dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Lapisan plaque kolesterol yang tertebal adalah pada kelompok ketiga atau kontrol, kemudian kelompok kedua (yoghurt) dan yang tertipis adalah pada kelinci yang mengkonsumsi susu skim. Secara signifikan susu skim mampu menurunkan laju pembentukan plaque kolesterol pada arteri kelinci yang mengkonsumsi susu skim dibandingkan dengan kelinci yang mengkonsumsi air saja atau yoghurt. Selain itu, kadar serum kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida dalam darah kelinci yang mengkonsumsi susu skim lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan kontrol.Proses pengendapan kolesterol atau ateriosklerosis merupakan tahap awal dari terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke. Pengendapan kolesterol dalam pembuluh darah merupakan proses yang alami dan setiap orang pasti mengalaminya. Hanya saja laju pengendapannya berbeda-beda untuk setiap orang. Tergantung pola makan dan gaya hidup seseorang.So why not start drink a glass of skim milk today?Referensi:

Kangkung Si Pengusir RacunBertha (36), ibu beranak dua, tinggal di Temanggung, Jawa Tengah, punya cerita. Suatu hari, saat sedang menyantap makanan, tiba-tiba ia merasa pusing, mual, mata berkunang-kunang. Keringat dingin pun bercucuran di sekujur tubuhnya. Ia langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Dokter puskesmas mendiagnosis, ia mengalami keracunan makanan.Untunglah Bertha teringat peristiwa keracunan yang dialami suaminya setahun lalu. Obat-obatan yang diberikan dokter urung diasupnya. Ia malah mengambil 500 gram akar, batang, dan daun kangkung. Kangkung yang telah dicuci bersih itu diblender dengan segelas air, lalu diminum. Setelah mengonsumsi 2 gelas jus kangkung, Bertha merasakan tubuhnya pulih kembali. Ia mengaku, resep ini secara tak sengaja ia dapatkan di sebuah toko buku di Yogyakarta.Secara khusus Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua II Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT), mengutarakan bahwa langkah yang dilakukan Bertha cukup tepat. Kangkung memang berfungsi sebagai penenang (sedatif)dan mampu membawa zat berkhasiat ke saluran pencernaan. Itulah sebabnya, tanaman ini mempunyai kemampuan menetralkan racun di tubuh.Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat. Di Kecamatan Muting Kabupaten Merauke, Papua, kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar, kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual ke pasar.Tumbuh CepatKangkung termasuk suku Convolvulaceae atau keluarga kangkung-kangkungan. Merupakan tanaman yang tumbuh cepat dan memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggusejak dari benih. Terna semusim dengan panjang 30-50 cm ini merambat pada lumpur dan tempat-tempat yang basah seperti tepi kali, rawa-rawa, atau terapung di atas air. Biasa ditemukan di dataran rendah hingga 1.000 m di atas permukaan laut.Tanaman bernama Latin Ipomoea reptans ini terdiri dan dua varietas, yakni kangkung darat yang disebut kangkung cina dan kangkung air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air terletak pada warna bunga. Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.Perbedaan lainnya pada bentuk daun dan batang. Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar daripada kangkung darat. Warna batangnya juga bebeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan. Lainnya, kebiasaan berbiji. Kangkung darat lebih banyak bijinya daripada kangkung air itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.Mengandung VitaminBagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Menurut Dr. Setiawan, kangkung mempunyai rasa manis,tawar, sejuk. Sifat tanaman ini masuk ke dalam meridian usus dan lambung. Efek farmakologis tanaman ini sebagai antiracun (antitoksik), antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghentikan perdarahan(hemostatik), sedatif (obat tidur). Kangkung jugabersifat menyejukkan dan menenangkan.Tanaman bernama daerah kangkueng (Sumatera), pang pung (Nusa Tenggara), kangko (Sulawesi), utangko (Maluku) ini enak rasanya dan memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Selain vitamin A, B1, dan C, juga mengandung protein, kalsium, fosfor,besi, karoten, hentriakontan, sitosterol.Herminia de Guzman Ladion, pakar kesehatan dari Filipina, memasukkan kangkung dalam kelompok tanaman penyembuh ajaib. Di negara itu, tanaman ini dipakai untuk menyembuhkan sembelit dan obat bagi mereka yang sedang melakukan diet. Akar kangkung juga berguna untuk mengobati penyakit wasir.Manfaat Lain Kangkung1. Mengurangi haidBahan: 1/2kg daun kangkung segar.Pemakaian: Daun kangkung dicuci, tumbuk halus. Lalu, tuangkan air 1/2 gelas, berikutnya saring dan tuangkan 1 sendok makan madu. Minum 1 kali sehari sekaligus.2. MimisanBahan: Seikat daun kangkung segar.Pemakaian: Daun kangkung dicuci, tumbuk halus. Tambahkan sedikit gula, seduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, saring, minum 2 kali sehari.3. Sakit kepalaBahan: Seikat daun kangkung segar.Pemakaian: Daun segar direbus dengan 2 gelas air hingga 1 gelas. Minum air hasil rebusan.4. AmbeienBahan: Segenggam akar kangkung.Pemakaian: Akar kangkung dicuci, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum 2 x 1/2 gelas.5. InsomniaBahan: Daun kangkung.Pemakaian: Sering-sering makan tumis kangkung tanpa batang.6. Sakit gigiBahan: Segenggam akar kangkung, 1/2 sendok teh cukaPemakaian: Rebus akar kangkung dengan 1 gelas air. Gunakan air rebusannya sekaligus 1 kali sehari7. Melancarkan air seniBahan: Segenggam akar kangkung.Pemakaian: Akar kangkung direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus 1 kali sehari.8. KetombeBahan: Seikat daun kangkungPemakaian: Rendam daun kangkung semalaman hingga airnya berwarna kebiruan. Lalu, keramas dengan air rendaman. Lakukan setiap hari.9. Sembelit, mual bagi ibu hamilBahan: Seikat daun kangkung.Pemakaian: Makan tumisan sayur kangkung.10. Gusi bengkakBahan: 200 gr akar kangkung.Pemakaian: Akar kangkung dicuci bersih, lalu direbus dengan 200 cc air dan 200 cc cuka. Setelah hangat, air rebusan digunakan untuk kumur-kumur.Lakukan berulang-ulang.11. KapalanBahan: Getah kangkung.Pemakaian: Bagian yang menebal diolesi getah kangkung. Lakukan setiap hari.12. Kulit gatal karena eksimBahan: Daun kangkung segar secukupnya.Pemakaian: Daun kangkung dicuci, lalu direbus dengan air secukupnya sekitar 5 menit. Setelah hangat, pakai untuk mencuci bagian yang sakit. Lakukan setiap hari.13. Digigit lipanBahan: Daun kangkung.Pemakaian: Daun kangkung dicuci bersih, tambahkan garam secukupnya. Giling sampai halus, bubuhkan di tempat yang sakit, lalu dibalut.

Tidak semua wanita memiliki risiko yang sama untuk menderita osteoporosis postmenopausal, wanita kulit putih dan daerah timur lebih mudah menderita penyakit ini dibandingkan wanita kulit hitam.

Osteoporosis senilis kemungkinan merupakan akibat dari kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Senilis berarti bahwa keadaan ini hanya terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia diatas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita. Wanita seringkali menderita osteoporosis senilis dan postmenopausal.

Kurang dari 5% penderita osteoporosis juga mengalami osteoporosis sekunder, yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan. Penyakit ini bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal (terutama tiroid, paratiroid dan adrenal) dan obat-obatan (misalnya kortikosteroid, barbiturat, anti-kejang dan hormon tiroid yang berlebihan). Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok bisa memperburuk keadaan ini.

Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.

Kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis), sehingga pada awalnya osteoporosis tidak menimbulkan gejala. Beberapa penderita umumnya tidak memiliki gejala. Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi kolaps atau hancur, maka akan timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk tulang.

Diet and Weight Loss TipsIf you want to lose weight, look better, feel better, and live a healthier life. These tips are short and sweet and are intended as a starting point or quick reference for individuals seeking to lose weight. 1. How Did I Get Here?Do you simply need help learning how to eat better? Probably. But if you eat poorly as a result of emotional, mental, or spiritual problems, they may have to be addressed before you can make any real progress with weight loss.Even people who don’t feel they have an eating disorder often turn to food for comfort. To learn to eat well and exercise regularly, you may also have to learn to handle the problems life throws at you without turning away from healthy eating and exercise.Be particularly careful about all-or-nothing thinking. A common tendency when failing to stay on a diet is to abandon it altogether. Instead, try to learn from your mistakes and do better in the future.2.Are You Ready to Diet? Again?Diets entice us with promises of quick weight loss. But focusing on quick weight loss can lead to unhealthy eating and only short term success.While most diets produce quick weight loss at the outset, they often cause your metabolism to slow. The result is that you have to eat less and less to keep losing weight. You quickly become discouraged, give up, and start eating like you used to. But now, with a slower metabolism, you regain all the weight you lost, and more.Focus instead on improving your health, and you will become slim and healthy.3.Take Control of What You EatThere are few things that we have complete control over, but what we put in our mouths is one of them. We don’t have to lose control in a restaurant or a friend’s home, and we don’t have to eat everything that’s put in front of us.Consider this: We love fat because it carries flavor, and restaurants aren’t as interested in whether we’ll be around in 30 years as whether we’ll be back next week. And what about our friends?4.Eat Frequently, and Eat SlowlyIt is important to understand what happens when you skip a meal or go on a crash diet. When you skip a meal your metabolism slows to conserve your energy. And when you lose weight too quickly for a few days, your body thinks it is threatened with starvation and goes into survival mode. It fights to conserve your fat stores, and any weight loss comes mostly from water and muscle.Never skip a meal, especially breakfast, and eat healthy snacks between meals. Eating frequently prevents hunger pangs and the binges that follow, provides consistent energy, and may be the single most effective way to maintain metabolism efficiency.Eating slowly gives our bodies time to tell us they are full before we’ve eaten more than we need.5.Eat More Fruits, Vegetables and Whole GrainsPeople who eat healthy, mostly unprocessed foods, including fruit, vegetables, whole grains, legumes, and limited amounts of lean animal protein, often find that they can eat as much as they want without gaining weight. If they are switching from a diet containing lots of processed foods, they find that they can eat more yet consume fewer calories — and they lose weight.Native Chinese eat mostly rice and vegetables with a little lean meat for protein and flavor, nothing like American Chinese restaurant dishes of deep fried sweet and sour pork. Civilization doesn’t always bring progress. A step back to more natural foods would improve our health and waistlines.6.Eat More FiberFiber makes us feel full sooner and stays in our stomach longer than other substances we eat, slowing down our rate of digestion and keeping us feeling full longer. Due to its greater fiber content, a single serving of whole grain bread can be more filling than two servings of white bread. Fiber also moves fat through our digestive system faster so that less of it is absorbed.Refined grains like white rice and those used to make white bread and sugary breakfast cereals have had most of their fiber and nutrients stripped away. They turn into blood sugar (glucose) so fast that, like sugar itself, they can cause a spike in our insulin level. This tells our body that plenty of energy is readily available and that it should stop burning fat and start storing it.Eating foods with plenty of fiber will help keep our blood sugar at a more consistent level.7.Cut Down on SugarBe careful about sugar in coffee and soda pop. It can add up quickly, and these drinks aren’t filling.Watch for “hidden” sugar in processed foods like bread, ketchup, salad dressing, canned fruit, applesauce, peanut butter, and soups. And be careful with “fat-free” products. Sugar is often used to replace the flavor that is lost when the fat is removed. Fat-free does not mean calorie-free.The greater concern with the insulin spike (above) is not that it tells our body to start storing fat. Whatever we eat and don’t burn up eventually gets turned into fat anyway.The greater concern is that the insulin spike is followed by a drop in insulin level that leaves us feeling tired and hungry and wanting to eat more. The unfortunate result of this scenario is that it makes us want to eat something else with a high sugar content. When we do, we start the cycle all over again.Regulating your blood sugar level is the most effective way to maintain your fat-burning capacity.8.Too Much of a Bad ThingFoods like cheese stand out as among the most fat-laden, with a great number of calories coming from fat। But as important as it is to select the healthiest foods, it is also important to consider how they are prepared. Fried foods, especially deep-fried, contain a great amount of fat. While chicken and fish are usually leaner than beef or pork, they can contain more fat when they are fried.”Fried food? All I eat is salad and I still can’t lose weight!”Be careful with salad dressings, mayonnaise, and other condiments that are high in fat content. They greatly increase the calorie count and can negate the healthy aspects of a meal. Replace mayonnaise-based condiments with fat-free alternatives like fat-free yogurt, mustard, ketchup and barbecue sauce.And remember, a gram of fat contains more than twice as many calories as a gram of protein or carbohydrate.9.Too Little of a Good ThingBut don’t try to eliminate fat altogether, as dietary fat is necessary to maintain a healthy body। It is a vital component for building body tissue and cells, and it aids in the absorption of some vitamins and other nutrients. Many people eat too much of the bad fats, but also eat too little of the good fats required for optimal health.10. Exercise RegularlyPeople who exercise regularly not only lose weight faster, they are more successful at keeping it off। Exercise makes it possible to create a calorie deficit and lose weight without starving your body and slowing your metabolism.At home, at the gym, or playing sports, participate in both aerobic and strength building activities on a regular basis. Not only does the exercise itself burn calories, but your body will continue to burn calories at a higher rate even after you’re done exercising.If walking is all you can do, then walk because it’s great for you। But muscle burns more calories than fat, so put on a little muscle if you can and you will burn more calories just sitting there… looking good. But don’t sit too long. The human body is good at adapting. If you dig ditches without gloves, you will develop calluses to protect your hands. If you sit too long, you will develop extra padding to keep you comfortable!11. Take It EasyUnless you are excited to be following a very specific diet and exercise plan, do not try and change too much too fast. If you have been eating poorly and not exercising, both your body and your mind will have a lot of adjusting to do. All the sugar and fat were actually quite enjoyable, and sitting on the couch didn’t feel too bad, either. If you try and change everything too quickly the odds are greater that you will feel bad, get discouraged, and give up. So be patient.A time will come when a healthy snack will taste as good as the junk food you felt bad about eating, and you will look forward to your regular exercise।12. Begin NowYou can achieve your goals, but it won’t likely happen as a result of the next fad diet. Or the one after that. Learning to eat well and exercise is the only solution to long term weight lossSource:

Benkuang Si Umbi Penyejuk Oleh : Dra. Emma S. Wirakusumah, MSc.Ahli Gizi dan KulinerKetika mendengar kata bengkuang, tentu yang terbayang dibenak kita adalah rujak dan bedak dingin. Memang bengkuang sangat terkenal sebagai salah satu komponen dalam rujak. Rasa buahnya yang manis segar dan berair sangat klop untuk disantap dengan kuah rujak, sehingga banyak orang yang hanya menyantap bengkuang saat makan rujak, namun sangat jarang sekali dikonsumsi sehari-hari layaknya buah jeruk, apel, dan pepaya. Padahal jika ditilik khasiatnya bengkuang juga layak dan pantas untuk dijadikan konsumsi buah harian.Bengkuang termasuk dalam kategori tanaman fitoestrogen yang sangat bermanfaat bagi kaum wanita terutama bagi mereka yang sudah memasuki masa menopause. Selain itu, bengkuang juga baik untuk kesehatan kulit, dan dapat dijadikan sebagai tanaman obat karena berkhasiat untuk mengobati wasir, demam, sariawan sekaligus bermanfaat untuk mempertahankan kenormalan kadar gula darah bagi penderita diabetes.Asal Usul BengkuangBengkuang berasal dari daerah Amerika Tengah dan Selatan terutama didaerah Mexico. Suku Aztec menggunakan biji tanaman bengkuang ini sebagai obat-obatan. Kemudian pada abad ke-17, Spanyol menyebarkan tanaman ini ke daerah Philipina sampai akhirnya menyebar ke seluruh Asia dan Pasifik. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon, dan sejak saat itulah bengkuang dibudidayakan diseluruh negeri. Bengkuang sekarang ini lebih banyak dibudidayakan didaerah Jawa dan Madura atau didataran rendah.Varietas BengkuangTerdapat dua varietas tanaman bengkuang, yaitu bengkuang gajah dan bengkuang badur. Pada varietas bengkuang gajaha, bengkuang sudah dapat dipanen pada usia tanam empat sampai lima bulan. Sedangkan pada variets badur, bengkuang baru dapat dipanen ketika usia tanamnya berusia tujuh sampai sebelas bulan.Identifikasi Bengkuang dan Bagian yang Dapat DimanfaatkanTanaman bengkuang termasuk kedalam tanaman terna yang merambat dari famili leguminosae yang mempunyai nama ilmiah Pachyrrhizus erosus. Bengkuang dibudidayakan terutama untuk diambil umbinya. Daun tanaman ini majemuk, beranak daun tiga. Bunganya tersusun dalam tandan yang panjangnya 15 sampai 25 cm. Buahnya berbulu halus, berbentuk polong yang berisi empat sampai sembilan buah biji.Umbi akarnya berwarna putih, berbentuk seperti gasing dan kulitnya mudah dikupas. Daging buahnya berwarna putih, renyah serta menyegarkan karena kandungan airnya cukup tinggi. Bagian dari tanaman bengkuang yang dapat dimanfaatkan yaitu akar atau umbinya, biji dan juga tangkainya. Bagian tanaman yang dapat digunakan tersebut juga berkhasiat obat dan dapat pula digunakan untuk kecantikan, misalnya saja dibuat menjadi bedak dingin untuk perawatan kulit wajah agar terlihat lebih segar dan putih.Olahan dari BengkuangBiasanya bengkuang dinikmati dalam bentuk olahan rujak atau asinan yang tentunya sangat menyegarkan. Selain itu, bengkuang juga dapat diolah sebagai makanan pembuka atau appetizer seperti dibuat salad yang dipadupadankan dengan bahan pangan lainnya, misalnya dibuat salad udang, salad Bangkok, dan lain sebagainya. Bengkuang dapat pula diolah dalam bentuk sayur maupun puding. Namun, banyak orang yang hanya menikmati bengkuang dalam bentuk segar karena airnya terasa manis dan menyegarkan.Olahan lain yang dapat dibuat dari bengkuang diantaranya yaitu pikel bengkuang, keripik bengkuang dan manisan bengkuang. Namun pikel, keripik dan manisan bengkuang belum dikenal oleh banyak orang.Pikel bengkuang merupakan salah satu olahan dari bengkuang yang difermentasikan didalam larutan garam 15 – 20%. Selama fermentasi mikroba tahan asam akan tumbuh menghasilkan asam, rasa dan aroma khas pikel. Garam yang dilarutkan akan berdifusi kedalam jaringan bahan sehingga jaringan menjadi asin, dan cairan yang berada didalam jaringan akan mengalir kedalam larutan garam membawa berbagai zat gizi sehingga larutan garam mnejadi media tumbuh bagi mikroba tahan garam. Pikel bengkuang ini memang belum banyak tersedia dipasaran.Sama seperti halnya dengan pikel bengkuang, olahan lain dari bengkuang yang juga belum tersedia di pasaran yaitu keripik bengkuang. Umbi bengkuang tersebut diiris tipis kemudian digoreng sampai kering. Pembuatan keripik bengkuang ini memang membutuhkan teknik dan peralatan yang relatif sulit, seperti penggunaan penggoreng vakum agar menghasilkan keripik yang bagus dan alat pengering yang digunakan untuk mengeringkan irisan bengkuang.Manisan bengkuang dibuat dengan dua jenis yaitu manisan kering dan manisan basah. Manisan basah tidak dapat disimpan lama dan penyimpanannya diajurkan dalam lemari pendingin (kulkas) sedangkan manisan kering relatif dapat disimpan lebih lama dan dapat disimpan pada suhu ruang.Kandungan Zat Gizi BengkuangBengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam bengkuang yang paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang terkandung dalam bengkuang adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain. Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan menambah cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.Tabel 1. Kandungan Zat Gizi Bengkuang per 100 gramKandungan zat gizi Jumlah Energi 55 kalProtein 1.4 grLemak 0.2 grKarbohidrat 12.8 grKalsium 15 mgFosfor 18 mgVitamin A 0 SIVitamin B1 0.04 mgVitamin C 20 mgBesi 0.6 mgManfaat Bengkuang Untuk KesehatanBengkuang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan diantaranya dapat membantu dalam mengobati wasir, mengobati demam, mempertahankan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes mellitus, menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan lain sebagainya.1. Mengobati WasirWasir terjadi karena gangguan aliran darah di sekitar dubur sehingga pembuluh darah melebar dan membengkak. Tidak semua penderita wasir memerlukan pengobatan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal. Dengan pengobatan apapun kemungkinan wasir dapat kambuh kembali tergantung dari kebiasaan makan, minum dan buang air besar.Kandungan serat dalam bengkuang dapat membantu mengatasi wasir. Karena salah satu fungsi serat yaitu membantu memperlancar saluran pencernaan dan pengeluaran feses sehingga tidak sulit dan tidak menimbulkan rasa sakit serta mengurangi penekanan ketika mengeluarkannya. Dengan demikian dapat mengurangi rasa sakit penderita wasir. Untuk mengatasi wasir, bengkuang dibuat dalam bentuk jus yang diminum setiap bangun tidur dan pada pagi hari.2. Mengobati DemamDemam terjadi karena adanya suatu mekanisme pertahanan tubuh (respon imun) terhadap zat asing (bibit penyakit yang telah dilemahkan) yang masuk ke dalam tubuh. Adanya benda asing tersebut akan merangsang sistem pertahanan tubuh, sehingga akan merangsang aktivitas sel imunitas (sel makrofag dan limfosit T) untuk memerangi zat asing tersebut dengan meningkatkan proteolisis yang menghasilkan asam amino yang berperan untuk pembentukan antibodi atau sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi resisten dan kuat menghadapi bibit penyakit. Namun efek sampingnya tubuh secara otomatis akan mengeluarkan pirogen (zat penyebab demam). Pirogen selanjutnya membawa pesan melalui reseptor dalam hipotalamus, sehingga terjadi reaksi penaikan suhu tubuh dengan cara menyempitkan pembuluh darah tepi dan menghambat sekresi kelanjar keringat. Akibatnya pengeluaran kalor menurun dan suhu tubuh jadi meningkat.Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk menurunkan demam. Umbi bengkuang dapat dimakan secara langsung maupun dibuat dalam bentuk jus yang diminum pagi dan sore.3. Baik Bagi Penderita Penyakit Diabetes MellitusDiabetes melitus atau yang sering dikenal dengan nama kencing manis merupakan penyakit yang tidak pandang bulu. Semua kalangan dapat mengidap penyakit ini, baik kaya maupun miskin, remaja muda maupun orangtua. Perubahan gaya hidup terutama pola makan yang beralih ke makanan yang serba instan dan praktis dapat memicu terjadinya diabetes melitus. Selain perubahan gaya hidup dan pola makan, faktor genetik juga berperan terhadap timbulnya penyakit ini.Penyakit kencing manis atau Diabetes Melitus merupakan penyakit yang bersifat kronis (menahun) yang terjadi akibat kekurangan insulin absolut atau relatif. Ditandai dengan meningkatnya konsentrasi glukosa di dalam darah. Selain itu juga mempengaruhi metabolisme protein dan lemak di dalam tubuh. Penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan.Upaya pengobatan yang biasa dilakukan adalah pemberian insulin. Namun upaya yang tidak kalah pentingnya yaitu mengaja keseimbangan konsumsi makanan. Pengaturan makanan dan aktivitas fisik merupakan cara yang terbaik agar kadar gula dalam darah tetap dalam keadaan normal. Selain dengan obat dokter, bengkuangpun dapat digunakan untuk mempertahankan kenormalan kadar gula dalam darah. Serat makanan yang terdapat dalam bengkuang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah karena diserap secara perlahan dan tidak semuanya diubah menjadi glukosa. Dengan demikian serat pada bengkuang dapat mengendalikan gula darah para penderita diabetes mellitus.Dalam upaya mempertahankan kadar gula dalam darah tetap normal, bengkuang dibuat dalam bentuk jus atau dapat pula diparut kemudian disaring lalu diambil sarinya dan diminum setiap pagi dan malam hari.4. Mengobati SariawanSariawan merupakan gejala erosi pada kulit mulut, yakni dinding dalam pipi atau lidah. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin C, alergi atau penurunan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C dalam bengkuang yang bertindak sebagai antioksidan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan penderita sariawan. Bengkuang dapat diberikan pada penderita sariawan dengan cara dibuat dalam bentuk jus yang kemudian ditambahkan dengan madu dan air secukupnya.5. Sebagai fitoestrogen AlamiBagi kaum wanita, kehadiran fitoestrogen sangat diperlukan untuk mempertahankan kualitas hidup diusia tua. Ketika seorang wanita memasuki masa menopause dimana hormon estrogen tidak lagi diproduksi tubuh atau hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil, sehingga ada kecenderungan wanita mengalami kemunduran fisik, diantaranya kulit lebih cepat mengeriput serta organ tulang mulai rapuh dan mudah patah.Oleh karena itu makanan yang mengandung fitoestrogen harus diusahakan tersaji dalam menu hidangan setiap hari. Bengkuang merupakan salah satunya makanan yang mengandung fitoestrogen sehingga baik untuk dikonsumsi bagi mereka yang sudah memasuki masa menopause agar keluhan yang terjadi pada masa menopause dapat dihindarkan dan akan menjadikan wanita yang semakin tua menjadi semakin segar dan lebih menarik.6. Menurunkan Kadar Kolesterol DarahTrigliserida dan kolesterol merupakan fraksi lemak yang biasa terdapat dalam darah. Dalam jumlah yang tepat lemak sangat penting untuk tubuh. lemak merupakan zat yang kaya energi utnuk proses metabolime tubuh. Namun dalam jumlah yang berlebihan, lemak (trigliserida dan kolesterol) bisa menyebabkan penyakit yang sangat serius seperti atherosklerosis, stroke dan penyakit jantung koroner. Kadar trigliserida dan kolesterol total dalam darah yang dianjurkan adalah kurang dari 200 mg/ dl. Jika jumlahnya telah melebihi batas tersebut maka perlu diwaspadai dan dilakukan upaya terapi untuk menurunkannya.Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol dalam darah yaitu dengan cara melakukan pengaturan makanan dengan baik dan benar. Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Kandungan air dan serat dalam bengkuang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain serat dan kadar air yang tinggi, kandungan vitamin C dalam bengkuang yang berfungsi sebagai antioksidan juga dapat membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol dalam darah.7. Mengurangi Produksi Asam LambungGangguan asam lambung merupakan salah satu penyakit yang terjadi karena pola hidup dan pola makan yang berubah. Gangguan ini biasanya banyak terjadi pada mereka yang sibuk bekerja sehingga seringkali melalaikan waktu makan. Apabila produksi asam lambung semakin meningkat akan menyebabkan rasa mual dan muntah, nyeri pada ulu hati, rasa lemah, nafsu makan menurun, bahkan sakit kepala. Jika tidak segera diobati akan menyebabkan terjadinya peradangan atau bahkan luka dalam perut yang disebut dengan ulkus peptikum. Untuk mengurangi produksi asam lambung yang berlebih, dianjurkan untuk memperbanyak makan buah dan mengurangi makanan yang berminyak dan pedas yang dapat merangsang produksi asam lambung. Ahli naturopati menyarankan untuk mengkonsumsi bengkuang segar yang dimakan dalam bentuk biasa tanpa sambal atau garam. Karena sifat umbinya yang dingin serta sifat alkali bengkuang yang cepat meyerap asam lambung yang berlebih.8. Menjaga Sistem Kekebalan TubuhBengkuang merupakan salah satu jenis bahan pangan yang memegang peranan penting dalam menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C dan beberapa phytonutrien yang terdapat dalam bengkuang dapat membuat sistem kekebalan tubuh terjaga, sehingga relatif dapat terhindari dari serangan berbagai macam infeksi maupun penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri maupun mikroorganisme yang berbahaya.9. Khasiat lain dari bengkuang yaitu dapat mengobati penyakit beri-beri akibat kekurangan vitamin B1 (thiamin). Caranya yaitu dengan mengupas bengkuang, lalu cuci bersih kemudian diparut atau dijus dengan menggunakan jus ekstraktor. Sebaiknya diminum pada waktu pagi hari atau siang hari setelah makan.Manfaat Bengkuang Untuk KecantikanSelain mempunyai rasa yang enak sehingga bisa diolah menjadi berbagai masakan dan bermanfaat bagi kesehatan, bengkuang juga ternyata mempunyai manfaat besar untuk menjaga menjaga dan merawat kecantikan kulit.1. Melembabkan dan Menjaga Kesehatan KulitMemiliki kulit cantik dan sehat merupakan dambaan setiap wanita. Banyak cara yang dilakukan oleh para wanita agar memperoleh kulit yang mulus, cantik dan sehat. Akan tetapi terkadang cara yang dilakukannya malah membuat kulit menjadi kebalikannya yaitu kulit menjadi tidak cantik dan tidak sehat.Mengingat fungsinya yang sangat penting, kesehatan kulit perlu dijaga karena banyak sekali faktor yang dapat mengganggu kesehatan kulit, diantaranya usia, iklim, polusi, genetik, penyakit, hormonal dan gaya hidup. Gaya hidup yang beresiko bagi kesehatan kulit antara lain stres, diet yang salah, kurang berolahraga, rokok, minuman beralkohol, perawatan kulit yang tidak tepat dan penggunaan kosmetik yang terlalu tebal sehingga menghambat peredaran udara di kulit wajah. Stres akan mengakibatkan kulit menjadi kering sehingga akan menyebabkan kulit terlihat kusam.Selain itu, ada beberapa hal yang harus dihindari atau diminimalisir yaitu faktor lingkungan misalnya polusi udara, bahan-bahan kimia yang keras, cahaya matahari, panas atau dingin yang berlebihan dapat merusak kulit yang membahayakan kesehatan kulit.Bengkuang seringkali banyak digunakan oleh para ahli kecantikan untuk membantu dalam perawatan kesehatan kulit wajah dan tubuh. Sudah banyak produk yang berasal dari ekstrak bengkuang yang dipergunakan untuk kecantikan, diantaranya bedak dingin, masker bengkuang, hand and body lotion, pelembab dan lain sebagainya. Selain dengan produk yang sudah tersedia paraktis tersebut, bengkuangpun dapat digunakan dengan cara yang konvensional seperti dengan memarut bengkuang kemudian dijadikan luluran atau maskar untuk wajah sehingga dapat mengencangkan dan memutihkan kulit wajah.Setelah menyimak uraian diatas, terungkaplah bahwa bengkuang “Si Umbi Penyejuk” itu ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa. Selain baik untuk menjaga kesehatan tubuh, menjaga kebugaran dan kesegaran tubuh juga sangat baik untuk menjaga kecantikan.RESEP GIZI1. Bedak DinginBahan : 2 buah bengkuang, parut, encerkan dengan air aduk rata lalu disaring, air hasil penyaringan didiamkan selama 4 – 5 jam100 gr tepung beras basah (terbuat dari beras yang sudah direndam selama 1 – 2 minggu), tumbuk halusCara membuat :

  1. Air hasil penyaringan bengkuang diambil patinya. Campur dengan tepung beras basah, aduk rata.
  2. Bentuk (1) menjadi bulatan sebesar biji kelereng, pipihkan dan dikeringkan selama lebih dari 2 jam.
  3. Tambahkan wewangian (bunga mawar, kenanga, bunga sedap malam, daun pandan, atau sesuai selera) pada bedak dingin tersebut. Kemudian keringkan kembali.
  4. Jika akan digunakan, bedak dingin tersebut dilarutkan dengan air atau air mawar.

2. Rujak PengantinBahan : 1 buah bengkuang iris korek api2 lembar kol, iris halus1 buah ketimun, buang bijinya, iris persegi panjang lebih besar dari korek api100 gr touge3 lembar daun selada2 buah kerupuk mie50 gr kacang tanah gorengSambal : 2 bh cabe merah, dikukus, buang bijinya2 bh cabe rawit merah, dikukus1 sdt ebi, diseduh air panas, haluskan1 sdm selai kacang2 sdt gula pasirgaram secukupnyacuka secukupnyaair secukupnyaCara membuat :1. Campur semua bahan.2. Tuangi dengan sambal.3. Hidangkan dengan menambahkan kerupuk mie diatasnya.Untuk 5 porsiKandungan gizi/porsi :Energi : 87.5 kkalProtein : 1.17 grLemak : 0.25 grKarbohidrat : 22.12 gr3. Lumpia GorengBahan : 2 buah bengkuang, iris korek api150 gr udang segar, buang kulit dan kepalanya2 butir telur ayam, kocok sebentar12 – 15 kulit lumpiaBumbu : 3 siung bawang putih, cincang1 batang daun bawang, iris halus1 sdt merica halusgaram dan gula secukupnya50 gr ebi, seduh air panas, haluskan2 sdm untuk menumisMinyak untuk menggorengSaos : 2 sdm tepung kanji½ gelas airgula merah secukupnyagaram secukupnyaPelengkap : acar ketimuncincangan bawang putihcabe rawit utuhdaun bawang utuhCara membuat :

  1. Panaskan minyak, masukan bawang putih, ebi, daun bawang dan telur kocok, aduk-aduk. Masukan udang segar, aduk-aduk lagi. Kemudian masukan bengkuang, garam, merica dan gula. Sisihkan.
  2. Ambil 1 lembar kulit lumpia, isi dengan 1 sdm (1). Lipat seperti melipat risoles, lakukan sampai kulit dan isinya habis.
  3. Goreng dalam minyak panas. Sisihkan.
  4. Saos : cairkan tepung kanji dengan air beri gula dan garam. Didihkan sampai menjadi larutan kental.
  5. Hidangkan bersama lumpia, cincangan bawang putih mentah, acar ketimun, cabe rawit utuh dan daun bawang utuh.

Untuk 12 – 15 potongKandungan gizi/porsi :Energi : 107.17 kkalProtein : 8.01 grLemak : 1.33 grKarbohidrat : 27.9 grhttp://feeds.feedburner.com/gizidankesehatanFreddi S Hendrartohttp://www.blogger.com/profile/04236406807962393111noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-376307439282412083.post-91321501779719815542007-10-04T14:46:00.000+07:002007-12-08T13:09:12.320+07:002007-12-08T13:09:12.320+07:00Khasiat dan Kandungan Gizi TempeTempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan Dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, Dan lain-lain).Selain itu Tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, Dan lain-lain.

Komposisi gizi Tempe baik kadar protein, lemak, Dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang Tempe, maka protein, lemak, Dan karbohidrat pada Tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, Tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada Tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi Tempe lebih mudah dicerna, diserap, Dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang Ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi Dan anak balita penderita gizi buruk Dan diare kronis. Dengan pemberian Tempe, pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat Dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat. Pengolahan kedelai menjadi Tempe akan menurunkan kadar raffinosa Dan stakiosa, yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut).

Mutu gizi Tempe yang tinggi memungkinkan penambahan Tempe untuk meningkatkan mutu serealia Dan umbi-umbian. Hidangan makanan sehari-Hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah Tempe.

Sepotong Tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 G nasi. Bahan makanan campuran beras-Tempe, jagung-Tempe, gaplek-Tempe, dalam perbandingan 7:3, sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.

Asam Lemak

Selama proses fermentasi Tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids, PUFA) meningkat jumlahnya.

Dalam proses itu asam palmitat Dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam oleat Dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.

Vitamin

Dua kelompok vitamin terdapat pada Tempe, yaitu larut air (vitamin B kompleks) Dan larut lemak (vitamin A, D, E, Dan K). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial. Jenis vitamin yang terkandung dalam Tempe antara lain vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), Dan B12 (sianokobalamin).

Vitamin B12 umumnya terdapat pada produk-produk hewani Dan tidak dijumpai pada makanan nabati (sayuran, buah-buahan, Dan biji-bijian), namun Tempe mengandung vitamin B12 sehingga Tempe menjadi satu-satunya sumber vitamin yang potensial dari bahan pangan nabati. Kenaikan kadar vitamin B12 paling mencolok pada pembuatan Tempe; vitamin B12 aktivitasnya meningkat sampai 33 kali selama fermentasi dari kedelai, riboflavin naik sekitar 8-47 kali, piridoksin 4-14 kali, niasin 2-5 kali, biotin 2-3 kali, asam folat 4-5 kali, Dan asam pantotenat 2 kali lipat. Vitamin ini tidak diproduksi oleh kapang Tempe, tetapi oleh bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae Dan Citrobacter freundii.

Kadar vitamin B12 dalam Tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram Tempe kering. Jumlah ini telah dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 seseorang per Hari. Dengan adanya vitamin B12 pada Tempe, para vegetarian tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12, sepanjang mereka melibatkan Tempe dalam menu hariannya.

Mineral

Tempe mengandung mineral makro Dan mikro dalam jumlah yang cukup. Jumlah mineral besi, tembaga, Dan zink berturut-turut adalah 9,39; 2,87; Dan 8,05 mg setiap 100 G Tempe.

Kapang Tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor Dan inositol. Dengan terurainya asam fitat, mineral-mineral tertentu (seperti besi, kalsium, magnesium, Dan zink) menjadi lebih tersedia untuk dimanfaatkan tubuh.

Antioksidan

Di dalam Tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, E, Dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, Dan genistein. Pada Tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4-trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai. Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi Tempe oleh bakteri Micrococcus luteus Dan Coreyne bacterium.

Penuaan (aging) dapat dihambat bila dalam makanan yang dikonsumsi sehari-Hari mengandung antioksidan yang cukup. Karena Tempe merupakan sumber antioksidan yang baik, konsumsinya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini.

Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genestein Dan fitoestrogen yang terdapat pada Tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat Dan payudara.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Tempehttp://feeds.feedburner.com/gizidankesehatanFreddi S Hendrartohttp://www.blogger.com/profile/04236406807962393111noreply@blogger.com0 dan

(BERBAGAI SUMBER)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: